Meditasi

“Meditasi artinya memperluas dan mengembangkan kesadaran kita. Saat bermeditasi, kita sesungguhnya masuk ke dalam pikiran yang kosong, tenang, hening dan membuka diri untuk dibimbing dan dipandu oleh Yang Maha Luas.” -Sri Chinmoy

Meditasi membuka pintu kedamaian jiwa yang tidak ada batasnya beserta potensi di dalamnya. Di dalam diri kita masing-masing terdapat sesuatu yang lebih luas dan menenangkan melebihi apa yang dapat kita bayangkan. Sejak dahulu kala, ada banyak orang yang sudah menemukan harta karun batin yang berharga dan mereka berusaha untuk menunjukkan kepada yang lain jalan menuju pencerahan, yang dikenal dengan Kesadaran Diri atau Kesadaran Tuhan. Dari tradisi yang luas dan banyak, ada satu benang merah dari semua ajaran dan itu adalah meditasi.

Meditasi adalah perjalanan menemukan diri sendiri. Dengan membuat pikiran menjadi tenang dan hening, kita dapat masuk ke dalam diri dan menemukan diri kita yang sebenarnya. Dengan begitu, kita dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan yang langgeng dan belajar bagaimana caranya menyelesaikan masalah kehidupan dengan efektif serta menyadari aspirasi tertinggi kita.

Kenapa kita bermeditasi?

Sri Chinmoy: “Kenapa kita bermeditasi? Kita bermeditasi karena dunia ini tidak mampu memberikan kita kepuasan. Apa yang kita anggap sebagai kedamaian dalam kehidupan kita sehari-hari durasinya hanya lima menit setelah selama sepuluh jam kita merasakan kegelisahan, kekhawatiran dan kekecewaan. Kita terus menerus berada di dalam lingkaran kekuatan negatif: iri hati, ketakutan, keraguan, kekhawatiran, kegelisahan, dan rasa putus asa. Kekuatan negatif ini bagaikan monyet-monyet. Saat mereka lelah mengganggu lalu berhenti sejenak, barulah kita merasakan kedamaian. Namun ini bukanlah rasa kedamaian yang sejati, karena tak berapa lama kemudian, monyet-monyet itu mulai menyerang kita lagi.

“Hanya melalui meditasi kita akan memperoleh kedamaian yang langgeng, kedamaian ilahi. Jika kita bermeditasi dengan penuh penghayatan pada pagi hari dan menerima rasa damai walaupun hanya selama satu menit, satu menit rasa damai itu akan mewarnai seluruh hari kita. Dan saat kita mengalami meditasi di alam yang lebih tinggi, maka kita akan mendapatkan kedamaian, cahaya dan suka cita yang melimpah. Meditasi diperlukan karena kita ingin tumbuh dalam cahaya dan memuaskan diri kita sendiri dalam cahaya. Jika ini adalah aspiraasi kita, jika ini adalah rasa dahaga kita, maka meditasi adalah satu-satunya cara.

“Jika kita merasa sudah puas dengan apa yang kita miliki dan siapa diri kita ini, maka kita tidak perlu mendalami meditasi. Alasan mengapa kita mendalami meditasi adalah karena kita memiliki rasa dahaga spiritual. Kita merasa di dalam diri kita ada sesuatu yang terang, sesuatu yang luas, sesuatu yang ilahi. Kita merasa kalau kita sangat membutuhkannya; hanya saja saat ini kita belum memiliki akses untuk meraihnya. Rasa dahaga spiritual ini muncul dari kebutuhan spiritual kita.”

MULAI BERMDEDITASI
Langkah Awal: Konsentrasi

“Bagi seorang pemula, sebaiknya dimulai dengan kosentrasi. Kalau tidak, saat anda mencoba untuk menenangkan dan mengosongkan pikiran, jutaan rantai pikiran yang tak layak akan memasuki diri anda dan anda tidak akan mampu bermeditasi sedetikpun. Jika anda berkonsentrasi, pada waktu itu anda menantang pikiran yang tidak layak yang berusaha untuk menembus pikiran anda. Jadi sebagai awalan, berlatihlah berkonsentrasi selama beberapa menit.”

“Saat kita berkonsentrasi, kita bagaikan sebuah peluru yang akan menembus sesuatu, atau kita bagaikan magnet yang menarik objek kosentrasi ke arah kita. Pada waktu itu, kita tidak membiarkan satu rantai pikiran pun masuk ke dalam pikiran kita, baik itu rantai pikiran yang baik atau yang buruk. Dalam konsentrasi seluruh pikiran harus difokuskan pada objek tertentu. Jika kita berkonsentrasi pada kelopak bunga, kita berusaha untuk merasakan bahwa di dunia ini hanya ada kita dan kelopak bunga.”

YOGA DAN MEDITASI
Mengheningkan Pikiran

Jalan manapun yang anda tempuh untuk mendalami meditasi, hal yang pending dan utama adalah mengusahakan pikiran tenang dan hening. Jika pikiran mengembara, jika pikiran menjadi korban dan rantai pikiran buruk, maka anda tidak akan membuat kemajuan.”

“Bagaimana caranya menenangkan dan mengheningkan pikiran? Pikiran memiliki kekuatannya sendiri, dan saat ini kekuatannya jauh lebih besar daripada keinginan dan dorongan untuk bermeditasi. Namun jika anda mendapatkan bantuan dari dalam hati, maka perlahan-lahan anda akan sanggup mengontrol pikiran anda. Hati, sebagai gantinya, akan terus menerus mendapatkan bantuan dari sang jiwa yang merupakan sumber dari semua kekuatan dan cahaya.”

“Yoga adalah penyatuan. Yoga adalah penyatuan jiwa seseorang dengan Sang Jiwa Agung. Yoga adalah ilmu spiritual yang mengajarkan anda bagamaiman Keberadaan Yang Agung dapat disadari dalam kehidupan itu sendiri.”
— Sri Chinmoy

BUKU DAN MUSIK UNTUK MEDITASI

Semasa hidupnya, Sri Chinmoy menulis lebih dari 1500 buku—meliputi koleksi puisi-puisi pendek, esay dan juga ceramah—dengan topik bahasan yang mencakup keseluruhan pengalaman manusia. Beliau juga menciptakan dan memainkan lebih dari 22,000 lagu spiritual, ada yang berbahasa Bengali dan ada yang berbahasa Inggris. Musik karya Sri Chinmoy memiliki nuasa meditatif yang mendalam yang dapat menentramkan sekaligus memberikan energi. Silahkan kunjungi website Heart-Light Distributor untuk mendapatkan buku dan CD berbahasa Inggris.

Meditasi: Kesempurnaan Manusia dalam Kepuasan Tuhan
Disajikan dengan sederhana dan jelas yang telah menjadi gaya menulis Sri Chinmoy, buku ini akan mengajak anda memulai dengan konsentrasi dan mendalami meditasi melalui latihan perenungan tingkat lanjut. Tebal 261 halaman, $12

Flute Music for Meditation
Musik seruling yang dibawakan oleh Sri Chinmoy dalam keadaan meditatif. Ada nilai kasih, kekuatan, kebijaksanaan, kedamaian dan kebebeasan yang dapat ditemukan sembari mendengarkan musiknya. Musik dengan nuansa meditatif. 46 menit $10